"Push to the Limit"
Ya! itu salah satu pedoman hidupku.
aku akan memaksakan diri ini sampai ke batas akhir.
tubuh dan jiwa ini harus mampu bertahan sejauh-jauhnya.
bilamana aku berhenti atau menyerah, berarti itulah "limit"-ku.
dan yang aku inginkan: "limit" itu adalah "akhir hidup"-ku.
dimana aku tidak dapat berbuat apa-apa, tidak juga berpikir,
tidak ada.
aku harus mampu menahan rasa apapun di tubuh ini.
karena semua itu hanyalah fana, duniawi.
rasa sakit, rasa lelah, rasa lapar, rasa kantuk,
dan rasa2 yang lainnya,
kupikir hanya akan memanjakan diri ini.
aku sakit, tubuh ini menjerit; aku butuh pengobatan.
tapi TIDAK !
aku masih harus berjalan.
aku lelah, tubuh ini lelah.
tapi TIDAK !
masih banyak yang harus aku kerjakan.
mataku ingin terpejam,
tapi TIDAK !
masih banyak yang harus aku saksikan.
perut ini berbunyi2 .... lapar.
tapi TIDAK !
"kau tidak boleh manja" kataku pada perutku.
"belum ada yang bisa dimakan " lanjutku.
apa alasanku untuk "push to the limit" ?
begitu banyak orang di sekitar ku, di dalam hidupku, di dunia ini
yang menuntut dan menginginkan "LEBIH" dan
"LEBIH LAGI" dari diriku
dan aku merasa belum mampu untuk memberikannya.
aku merasa tidak berarti......
Minggu, 09 September 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar